h1

Perjalanan Tak Tergantikan The Rain

29 Maret 2009
The Rain -  Perjalanan Tak Tergantikan

The Rain - Perjalanan Tak Tergantikan

Album yang diberi judul PERJALANAN TAK TERGANTIKAN ini berisi 10 lagu baru yang variatif baik dari segi musik maupun temanya. Mulai dari Warna Hidup yang kental unsur power pop 90an-nya, Untuk Sahabatmu yang nuansa beatlesque-nya sangat terasa, Percaya yang terdengar modern dengan suara sampling-nya, lagu Perjalanan Tak Tergantikan yang bercerita tentang theRain sendiri, hingga Psychedelic Rain yang bercerita tentang kematian dan berbalut aransemen yang, sesuai judulnya, memang psychedelic. Lagu Boleh Saja Benci dipilih menjadi single pertama album ini. Tidak seperti beberapa single terdahulu yang sempat membuat theRain dicap sebagai spesialis lagu mellow dan sedih, Boleh Saja Benci adalah sebuah single yang upbeat. Lagu yang merupakan lagu terakhir dalam pengerjaan album ini ditulis secara kebetulan di saat lagu-lagu lain sudah mulai di-mixing. Sebuah lagu yang ringan dengan notasi yang catchy, dengan lirik yang lugas namun penuh makna, dengan aransemen yang sederhana namun memorable, sebuah lagu yang segar dari theRain. Pada tahun 2003, album pertama theRain, Hujan Kali Ini, dirilis dan menghasilkan banyak hits seperti Jangan Pergi, Dengar Bisikku, Terimakasih Karena Kau Mencintaiku dan Coba Lupakan Kamu. Album ini mendapatkan penghargaan Golden Award hingga terjual sebanyak 130 ribu kopi, mereka juga mulai sering diundang untuk manggung di berbagai penjuru Indonesia. Lagu Terimakasih Karena Kau Mencintaiku dan Coba Lupakan Kamu dipakai menjadi theme song sinetron yang semakin mendukung perjalanan album ini. Sebuah album yang membawa mereka ke banyak pengalaman baru, perjuangan baru. Tahun 2005, dua tahun setelah album pertama dirilis, theRain menyelesaikan album Senandung Kala Hujan, dengan hits seperti Tolong Aku, Kau Buat Aku Menunggu dan Bulan Sabit. Beberapa lagu di album ini kembali menjadi theme song di sinetron dan FTV. Musik theRain semakin berwarna di album ini, ada beberapa lagu yang kental unsur folk rock-nya, ada nuansa alt-country juga, disertai dengan tema lagu-lagunya yang semakin beragam. Mereka pun semakin matang di panggung dan semakin serius menggarap konsep pertunjukan mereka. Dua tahun kemudian, di tahun 2007, album Serenade dirilis, di album ini untuk pertama kalinya theRain menggaet produser untuk bekerjasama agar musik mereka semakin variatif. Bersama Krishna J. Sadrach dari Suckerhead mereka melakukan workshop. Beberapa lagu dikerjakan hingga beberapa kali mengalami pergantian aransemen agar mendapat hasil yang maksimal. Album ini adalah album pertama theRain yang di judul albumnya tidak ada kata ‘hujan’nya. Sebuah album yang mendapat review yang positif di banyak media. Pada pertengahan tahun 2008, theRain menandatangani kontrak rekaman dengan NAGASWARA. Tak lama kemudian, album Perjalanan Tak Tergantikan dirilis, dengan kesegaran baru, dengan semangat baru. Setiap band punya jalannya sendiri-sendiri, begitu juga dengan theRain. Sebuah kisah yang tak akan dapat mereka tukar dengan apapun. Sebuah perjalanan yang tak tergantikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: